WONDERFUL MIDDLE EAST ASIA

 

 

  EGYPT

 

 

Mount Sinai

 

Air Laut Merah sangat jernih dan tanah di Sinai itu masih alami, namun beberapa kilometer di sepanjang pantai sudah tampak adanya banyak bangunan resort. Setelah meninggalkan Laut Merah, kita menuju St. Catherine, sebuah kota kecil berlokasi di bawah Gunung Sinai. Gunung Sinai adalah tempat Tuhan berbicara kepada Musa. Buku-buku Musa adalah buku pertama dari lima buku Perjanjian Lama yang secara tradisional dianggap berasal dari Musa.

Tangga yang terdiri dari hampir 4000 anak tangga yang berkelok ke puncak Gunung Sinai disebut Sikket Saydna Musa atau Jalan Musa. Tangga itu berawal dari belakang biara Ortodoks dari abad 6, St. Catherine di kaki Sinai. Lalu berkelok melalui jalan yang ditandai oleh kapel-kapel tua, tanda peringatan dan lengkungan dari batu ke puncaknya setinggi 2285 meter, di mana terdapat kapel kecil dan masjid yang menandai akhir jalan itu. 

 

Puncak Sinai masih gelap sebelum matahari terbit

 

Terlihat banyak salju di puncak Sinai di bawah lonceng

 

Pemandangan puncak Sinai yang menawan ketika matahari pagi mulai muncul

 

Biara St. Catherine didirikan tahun 557 di Gunung Sinai, masih tetap menjadi biara aktif hingga saat ini (di sini diyakini sebagai tempat dimana Musa melihat semak yang terbakar)

 

Ketika menuruni gunung Sinai yang cukup melelahkan namun diperlihatkan pemandangan alam yang indah sekali

 

Pukul 24.00 kita bangun untuk meneruskan perjalanan dengan bus menuju St. Catherine’s Monastery kira-kira 5 menit jauhnya. Turis dapat memilih jalan kaki atau naik onta untuk mendaki Gunung Sinai di tengah kegelapan malam. Tidak terlihat apapun karna sangat gelap, hanya ada sedikit penerangan dari lampu senter yang kita bawa. Onta-onta dengan pemiliknya (Suku Bedouin) terus berjalan dengan begitu yakin tanpa penerangan sama sekali. Setelah berjalan 3 jam lamanya, tibalah kita di puncak Gunung Sinai. Menunggu matahari terbit dengan suhu yang dingin sekali sambil memandangi bintang-bintang di langit begitu indahnya. Akhirnya langit mulai perlahan menjadi terang. Waktu demi waktu kita nikmati warna-warni cahaya yang muncul di sekitar Gunung Sinai. Kemudian kita turun kembali. Di kaki gunung inilah dahulu Musa menerima Sepuluh Perintah Allah.

 

Allah berbicara kepada Musa melalui semak belukar yang terbakar ini

 

Sumur tempat Musa pertama kali berjumpa dengan anak-anak Jethro  

 

 


    

GOD IS THE LORD WHO DOES MIRACLES

 

         

 

 

Powered  by:  Secapramana.Com.Inc.