PILGRIMAGE  in  HOLY-LANDS

 

TIBERIAS

 

 

Laut Galilee, sering disebut Danau Galilee, juga disebut Danau Tiberias

 

Kota Tiberias dengan latar belakang Danau Tiberias

 

Kota Tiberias terletak di sebelah barat danau Galilee di atas ketinggian 210 meter di bawah permukaan laut. Kini penduduknya sekitar 30.000 orang dan hampir seluruhnya adalah orang-orang Yahudi. Di kota ini terdapat gereja St. Petrus (yang mulanya didirikan oleh para serdadu Perang Salib); milik para biarawan OFM, dan sebuah gereja Orthodox Yunani yang indah di tepi pantai danau. Nama Tiberias harus dikaitkan dengan kaisar Tiberius. Kota ini dibangun pada tahun 21 Masehi oleh raja Herodes Antipas untuk menghormati kaisar Romawi itu, lalu dijadikannya ibukota wilayah kekuasaannya. Orang-orang Yahudi abad I memandang kota ini najis, sebab didirikan di atas kuburan sehingga mereka tidak mau tinggal di dalamnya. Sesudah jatuhnya Yerusalem, Tiberias justru menjadi pusat kebangsaan serta studi keagamaan orang-orang Yahudi. Pada abad II ke kota ini pindahlah Mahkamah Agama Yahudi. Banyak rabbi ternama pernah belajar, hidup, dan berkarya di kota ini. Pada tahun 637, kota Tiberias ditaklukkan oleh tentara Arab-Islam. Sejak awal abad XI, Tiberias jatuh ke tangan pasukan Perang Salib, tetapi pada akhir abad XII direbut oleh Sultan Saladin. Pada pertengahan abad XVI, Tiberias dikuasai oleh Turki, dan baru pada tahun 1918 direbut oleh Inggris.

 

Kota Tiberias dari danau, 2000 tahun lalu Yesus sering memberikan ajaran-ajaranNya kepada ribuan orang di tepi danau ini.

 

Kota Tiberias dari danau tahun 1935

 

Sepanjang masa, danau ini diberi berbagai nama. Mula-mula Laut Kinneret karena bentuknya mirip kecapi (Bilangan 34:11), lalu Laut Genesaret (1Makabe 11:67), Laut Galilee (Matius 4:18), dan Laut Tiberias (Yohanes 6:1).

Nama terakhir ini ternyata paling populer. Sekarang secara resmi danau ini kembali disebut Yam Kinneret (Laut Kinneret). Danau ini memberi kepada Israel air minum dan air irigasi. Airnya dipompa ke kolam-kolam buatan di bukit-bukit sekitarnya, lalu dialirkan lewat pipa-pipa raksasa ke bagian selatan yang sangat membutuhkannya. Danau ini dilintasi oleh sungai Yordan. Panjang danau 21 km, lebar 12 km, sedangkan dalamnya mencapai 48 meter. Letaknya 210 meter di bawah permukaan laut. Airnya tawar dan ikannya banyak sekali. Seluruh danau dikelilingi oleh gunung-gunung ataupun perbukitan. Di zaman kehidupan Yesus, wilayah danau ini pasti lebih indah daripada sekarang. Sebab di sekitarnya ada banyak kebun anggur, hutan pohon zaitun, dan pohon buah. Dulu di sekitar danau ada banyak kota yang cukup ramai, yaitu: Tiberias, Magdala, Kapernaum, Khorazim, Betsaida, Gadara, Gamafa, Hippos, dan beberapa kota lain yang nama dan letaknya tidak jelas. Danau ini dikenal dari banyak kisah yang dapat dibaca dalam Injil. Yang paling terkenal adalah kisah penangkapan ikan ajaib (Lukas 5:4-11), kisah peredaan taufan (Markus 4:35-41) dan kisah tentang Yesus berjalan di atas permukaan danau (matius 14:22-23). Para peziarah dapat melintasi sebagian danau indah ini dengan naik kapal dari sebelah utaranya hingga ke pantai barat. Sambil maju, kapal melewati bekas kota Magdala, dan Dataran Genesaret tempat Yesus sering berkotbah kepada khalayak ramai. Semasa kehidupan Yesus, Magdala dihuni oleh kurang lebih 40.000 orang. Ketika kota itu direbut oleh Vespasianus (tahun 70), 6700 penduduknya gugur dalam pertempuran, sedangkan 30.000 yang lain dijual sebagai budak. Maria Magdalena berasal dari kota Magdala yang dengan setia mengasihi Yesus. Ia dibebaskan oleh Yesus dari 7 roh jahat (Lukas 8:2), lalu bersama wanita-wanita lain melayani Yesus. Waktu Yesus disalibkan, Maria Magdalena berdiri dekat salibnya bersama Bunda Maria dan Rasul Yohanes. Dia diberi karunia boleh paling dulu melihat Yesus yang sudah bangkit. Di sebelah barat daya kota Magdala zaman dulu, pada tahun 1925 ditemukan tengkorak Homo Galileansis (manusia Galilee) yang diperkirakan hidup 100.000 tahun sebelum Masehi. Di restoran-restoran di pinggir danau Tiberias, para turis dapat menikmati sejenis ikan yang diberi nama St. Peter fish.

 

Jalan dalam kota Tiberias

 

Sudut kota Tiberias

 

Market place in 1935

 

Mount Hermon from Tiberias in 1935

 

Dekat pemandian air panas bumi

 

Pinggir danau tahun 1945

 

 

GOD IS THE LORD WHO DOES MIRACLES

   

Powered  by:  DENVINCENT.Com.Inc.